Komandan Lanudal Juanda Hadiri Pemusnahan Puluhan Ribu Obat Keras Ilegal Hasil Penggagalan Satgaspam TNI AL Bandara Juanda - WARTA KOTA

Jumat, 07 Agustus 2026

Komandan Lanudal Juanda Hadiri Pemusnahan Puluhan Ribu Obat Keras Ilegal Hasil Penggagalan Satgaspam TNI AL Bandara Juanda

   _

‎TNI AL - Puspenerbal (06/08/2026)

‎Wujud sinergitas TNI AL dalam upaya pencegahan dan pemberantasan peredaran obat-obatan ilegal yang berpotensi membahayakan masyarakat, khususnya generasi muda, ‎Komandan Lanudal Juanda Kolonel Laut (P) Henoch Nasarius Virzawan, S.E., M.Tr.(Han), menghadiri kegiatan pemusnahan barang temuan obat keras ilegal yang diselenggarakan oleh Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) bertempat di Kantor BPOM Surabaya, pada Kamis (6/8). 

‎Acara dihadiri oleh sejumlah pejabat dan unsur terkait, di antaranya perwakilan Komisi IX DPR RI, BNNP Jawa Timur, Binda Jawa Timur, Kanwil Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Jawa Timur I, PT Mitra Kargo Nusantara, Dansatgaspam Bandara Juanda,SM Avsec Bandara Juanda, Kasatpam Lanudal Juanda Dan Pasops Satgaspam Lanudal Juanda.

‎Dalam kegiatan ini, Balai Besar POM di Surabaya bersama-sama memusnahkan sebanyak 97.676 tablet obat ilegal yang mengandung Obat-Obat Tertentu (OOT), yakni Trihexyphenidyl dan Tramadol. Barang bukti yang dimusnahkan terdiri dari 77.016 tablet berlogo Y dan 20.660 tablet berlogo TMD dengan total nilai ekonomis mencapai Rp540.030.000.

‎Barang bukti tersebut merupakan hasil penggagalan yang dilakukan oleh Satgaspam Lanudal Juanda saat menggagalkan upaya pengiriman obat keras ilegal melalui Bandara Internasional Juanda. Keberhasilan tersebut menjadi bukti nyata komitmen Lanudal Juanda dalam mendukung penegakan hukum serta menjaga keamanan wilayah bandara dari berbagai bentuk tindak pelanggaran yang dapat mengancam keselamatan dan kesehatan masyarakat.

‎Komandan Lanudal Juanda menegaskan bahwa penyalahgunaan obat-obatan tertentu, khususnya tramadol dan trihexyphenidyl, menjadi ancaman serius bagi generasi muda karena dapat menimbulkan dampak buruk terhadap kesehatan dan kualitas sumber daya manusia.

‎Pemusnahan barang bukti ditandai dengan pelaksanaan pemusnahan secara simbolis, penandatanganan berita acara pemusnahan, serta sesi doorstop kepada media. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi seluruh pemangku kepentingan dalam memutus mata rantai peredaran obat ilegal serta memberikan perlindungan yang lebih optimal kepada masyarakat.

‎Kehadiran Komandan Lanudal Juanda dalam kegiatan pemusnahan barang temuan obat keras ilegal bertujuan untuk memperkuat sinergi dan koordinasi antarinstansi dalam upaya pencegahan serta pemberantasan peredaran obat-obatan ilegal yang berpotensi membahayakan kesehatan masyarakat, khususnya generasi muda, sekaligus menunjukkan komitmen Lanudal Juanda dalam mendukung penegakan hukum dan pengamanan wilayah Bandara Internasional Juanda melalui Satgaspam TNI AL Bandara Juanda Sebagai Leading Sector Pengamanan.

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda